matahati katahati

  • Muhasabah /
    11 Feb 2016

    Kitalah Generasi Penuh Syukur Itu

      Menyadur dari sebuah catatan sahaba FB Musawir GapakekBoxer, sungguh ada rasa haru biru. Ada rasa bangga, bahagia, sedih, dan suka tentu saja. Utamanya bagi mereka yang dilahirkan pada dekade 50-an, 60-an, serta 70-an. Tak luput juga yang berusia jelang 50-an tahun. Catatan yang perlu tahu juga untuk generasi berikutnya. Saya, kita yang lahir di tahun tersebut adalah generasi yang layak disebut generasi paling beruntuntung. Karena kitalah generasi yang mengalami loncatan teknologi yang begitu luar biasa dan mengejutkan. Bersyukurlah karena kita masih diberi kondisi yang prima. Kitalah generasi terakhir yang pernah menikmati riuhnya suara mesin ketik. Sekaligus saat ini kita menjadi generasi yang masih bisa memainkan jari jemari kita di atas keyboard laptop. Kitalah generasi t

Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru