matahati katahati

  • Trik / Kuliner /
    2 Sep 2015

    Tips Merebus Telur Ayam

    Membaca artikel di FB langsung membuat saya tertawa. Sambil tepok-tepok jidat malah. Ternyata ada cara lebih jitu untuk menentukan tingkat kematangan telur rebus. Beda dengan cara konvensional turun-temurun dari si mbah. Biasanya hanya menggunakan ukuran: tenggelam, setengah tenggelam, atau melayang. Jadi kalau telur masih ‘kampul-kampul’, berarti belum matang. Jika setengah tenggelam di air untuk merebus berarti setengah matang. Kalau sudah tenggelam, berarti sudah matang. Kalau airnya habis, berarti gosong. Hi…hi…hi… (tipo yang terakhir ya). Dengan cara tersebut di atas (sesuai) gambar, maka tinggal menyetel ukuran api saja. Tentu saja untuk ukuran api adalah yang sedang-sedang saja. Tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Jika masih kesulitan, tingg
  • Personal /
    30 Jul 2015

    Gonjang-Ganjing Fatwa Haram BPJS Kesehatan

    JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang dikelola/dioperatori oleh BPJSKes (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) dinyatakan HARAM oleh MUI. Demikian dilansir oleh beberapa media nasional maupun lokal 2 hari terakhir. Cukup miris bukan? Program pemerintah yang bertujuan menciptakan sistem kesehatan nasional semesta ini seolah-olah ‘dinistakan’.  Inilah dampak pemberitaan yang dengan seenaknya sendiri memelintir fakta dan realitas yang ada. Media yang seharusnya mampu mencerdaskan masyarakat, justru membuat suasana gaduh yang sangat tidak produktif. Padahal sebagaimana dinyatakan oleh KH. Maruf Amin (29/7) BPJS Kesehatan tidak sesuai syariat Islam. Jadi tidak ada kata-kata HARAM di dalam keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Fatwa MUI sebagai hasil ijtima’ ul
  • Muhasabah / Personal /
    1 Jul 2015

    Berpuasalah Agar Kalian Sehat?

    Sebuah hadis masyhur yang biasa kita temukan saat bulan Ramadan, “Berpuasalah maka kamu akan sehat“. Hadis ini disebutkan oleh Ibnu Adi dalamAl-Kamil, 2:357, dari jalur Husain bin Abdullah bin Dhamirah, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Ali bin Abi Thalibradhiallahu anhu, bahwa Nabishallallahu alaihi wa sallambersabda demikian. Sanad hadis ini rusak, karena Husain bin Abdullah bin Dhamirah dinilai pendusta oleh Imam Malik. Abu Hatim mengatakan: “Hadisnya dibuang, sang pendusta.” Imam Ahmad mengatakan, “Tidak perlu digubris sedikitpun.” (Lisan Al-Mizan 2/289). Begitu juga para ahli tafsir hadis yang menyampaikan bahwa hadis tersebut memiliki derajat hadis lemah (daif). Diantara adalah Al-Hafiz Al-Iraqi dalam kitabnya Tahrijul Ihya’ (3/108), Nasi
  • Muhasabah / Peristiwa /
    29 Jun 2015

    Berbuka Puasa, Berreuni dan Menebar Kebaikan

    Berbuka puasa bersama. Saya yakin, diantara pembaca pasti sudah pernah melakukannya. Entah di sekolah, di kantor, di mushala, di masjid, di restoran atau di tempat yang lain. Hal itu secara umum tujuannya tentu untuk lebih memberi arti pada nilai sebuah buka puasa di bulan Ramadan. Selain untuk membatalkan puasa, tentu saja untuk lebih mengakrabkan diri antara satu dengan yang lain. Demikian juga yang dilakukan pada Ramadan 1436 H. kali ini bukan? Tapi ada juga buka puasa bersama yang mungkin tak biasa dilakukan. Seperti yang saya alami pada buka puasa bersama di Ramadan 1435 H. tahun yang lalu. Yang tidak biasa seperti apa? Yups, saya dan teman-teman semasa SMP mengadakan reuni yang bertepatan dengan jelang malam takbiran. 27 tahun berlalu sejak lulus SMP, tentu bukan rentang waktu yan

Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru