matahati katahati

  • Personal /
    2 Apr 2015

    Sihwati Wilujeng, Sosok Ibu dan Pengusaha Yang Tangguh

    Sihwati Wilujeng, nama yang sangat khas dengan ‘bau’ Jawa. Meski mengalir darah Madura pada dirinya, namun sikap welas asih nampak lekat juga dalam dirinya. Maka sangat pas nama tersebut disematkan. Nama yang jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia adalah perempuan baik yang penuh kasih. Bangga dengan profesinya sebagai dokter yang dulunya sempat ‘tak terpikirkan’. Sebab cita-citanya adalah sebagai psikolog. Sehinga sempat mengenyam pendidikan S-1 Psikologi di UGM Yogyakarta. Rupanya panggilan nurani membuatnya untuk teguh berpindah ‘ke lain hati’. Di tahun berikutnya segera mendaftar pada FK Unair Surabaya. Alhamdulillah, diterima. Ini lah jalan pembuka bagi karir dan perjalanan luar biasanya di kemudian hari. Pemilik RS. Mawaddah Medika dan Klinik
  • Personal /
    18 Mar 2015

    Ketika Urusan Mandi dan Nyuci Menjadi Runyam

    Nyuci badan dan nyuci baju dengan satu sabun, siapa takut? (dok. pribadi) Ngrumpi rutin ba’da Subuh bersama bapak-bapak. Banyak curhat dan perkepoan terungkap. Termasuk urusan rumah yang (dulu) terlihat sederhana. Entah karena kemajuan teknoogi. Entah karena gaya hidup yang semakin tak jelas. Hingga urusan mandi dan nyuci (kini) menjadi runyam. Sebut saja Pak Fulan. Jamaah masjid yang rutin jamaah ini adalah seorang kontraktor. Seorang duda yang ditinggal mati istrinya tiga tahun lalu. Masih bertahan sendiri. Sebab ‘takut’ dengan ancaman anak-anaknya jika nikah lagi. Sehingga untuk urusan rumah pun akhirnya mau tak mau harus ikut campur. Begitu juga saat terpaksa harus belanja urusan kamar mandi dan cuci. Baru nyadar bahwa untuk sabun mandi saja ada beberapa varian.
  • Peristiwa / Personal /
    3 Mar 2015

    Mengapa Begal Harus Dibakar?

    Kita bisa kehilangan arah untuk belajar mendekatkan diri ke kebenaran sejati - Adji Silarus (foto dok. pribadi) Berita tentang pembakaran begal, mewarnai berita oflen dan onlen dua minggu terakhir. Astaghfirullah, mungkin hanya kata itu yang bisa saya ucapkan. Diawali dengan kasuspembakaran Hn (23/2), seorang pemuda tanggung yang tertangkap basah saat gagal melakukan aksinya. Malang baginya, warga Pondok Aren Tangerang Selatan, tanpa ampun membakarnya hidup-hidup. Ketika bersama tiga orang kawanannya gagal melakukan aksi pembegalan terhadap dua orang pengendara motor. Inilah yang menurut Adjie Silarus: Dengan perasaan paling benar, seolah-olah kita punya hak untuk menyakiti lawan. Begal, kata yang di tahun 1970-1980-an sempat berjaya namanya sempat meredup. Begal yang melakukan aksi
  • Personal / Kuliner /
    26 Feb 2015

    Hati-Hati Membeli Kepala Ayam Matang

    Perhatikan luka sayatan/sobekan dalam lingkaran kuning. (dok. Andini) Sebuah status Instagram dari sahabat blogger pagi ini membuat saya mengernyitkan dahi. Duh… entahlah, tiba-tiba saja saya ingin tuliskan sedikit pengalaman saya tentang makanan tersebut. Makanan yang berpuluh-puluh tahun begitu akrab dengan saya. Menu khas dan wajib angkringan khas Jogja. Ndas pitik, atau kepala ayam adalah salah satu lauk andalan angkringan khas Jogja. Menu yang biasanya dibumbu manis ini hampir dipastikan mesti tersaji di gerobak angkringan. Demikian juga menu wajib lain seperti, tahu/tempe bacem, sate puyuh bacem, sate usus/sate jeroan, ceker dan kepala bacem. Tanpa bermaksud untuk mengurangi citra angkringan sebagai menu wajib khas Jogja, hal ini sebaiknya juga perlu diketahui. Hampir seba

Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru