matahati katahati

  • Peristiwa /
    23 Mar 2015

    Sunday Sharing Surabaya Ke-3 Itu...

    Luar biasa. Hanya itu mungkin yang patut digambarkan utuk Sunday Sharing Surabaya (#SSS-3) Blogdetik. 36 orang peserta yang hadir dari kuota 25 orang yang seharusnya. Membuat ruang tamu di Kantor Trans TV dan Detik com Biro Surabaya menjadi meriah, Ahad (22/3) kemarin. “Mbuh, Mas. Aku dewe yo kaget,” demikian ungkap Ketua Kelas #SSS-3 kali ini, Cak Rinaldy Purwanto. “Pas, sampeyan ndaftar ae iku jan-jane kuotane wis penuh,” imbuhnya. Lalu saya pun berpendapat bahwa tema pilihan #SSS-3 kali ini cukup menarik. Bicara tentang SEO plus salah satu nara sumbernya adalah blogger senior, Kang Yayat Sudrajat. Blogger senior yang ‘dipaksa’ oleh ketua kelas agar bersedia membimbing para juniornya. Kesempatan langka sebenarnya beliau mau hadir di tengah khalayak.
  • Peristiwa /
    22 Mar 2015

    Pasar Asyiiik yang Gak Asyik

    “Lho, nang ndi Mas?” sapaan Cak Fulan menghentikan langkahku. “Moleh, Mas,” jawabku pelan. “Acarane nak ijik ntas dimulai seh?” tanyanya sedikit heran. “Yo, Mas. Tapi mbuh. Gak jelas ngunu?” “Gak jelas yok opo maksute?” “Iki maeng aku takon run down acara, malah dikek’i press release. Trus tak woco sediluk press realese’e. Onok bab sing gak jelas. Tak takokno ambek arek sing nrimo aku maeng. Lha jawabane juga gak sepiro jelas,” saya sedikit berkisah tentang alasan saya pulang. Cak Fulan, anggota salah satu komunitas musik gesek Taman Bungkul ini pun manggut-manggut. “Iyo seh, Cak. Aku jarene dijadual jam wolu. Tapi run down acara aku yo gak dikek’i. Trus EO-ne yo gurung ngontak aku. Padahal ik
  • Peristiwa /
    19 Mar 2015

    Kreatif Positif Terancam Bui

    Barang bukti perlengkapan TV rakitan. (dok. Angling Adhitya/detik com) Sedih. Hanya itu yang saya rasakan. Ketika membaca berita MK, warga Karanganyar yang kreatif ditangkap polisi (17/3). Sebagaimana diberitakan oleh Detik com, MK pemilik jasa servis ‘Haris Elekronik’ harus ditankap karena kreativitasnya. Meski hanya lulusan SD, MK berhasil merakit dan memproduksi televisi tabung merek sendiri. Alasan polisi bahwa dia melanggar tiga undang-undang sekaligus. Pertama adalah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Ke-dua adalah melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Terakhir, melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Saya tentu sama sekali tidak memiliki kapasitas untuk menilai benar atau tidak prosedur
  • Peristiwa / Personal /
    3 Mar 2015

    Mengapa Begal Harus Dibakar?

    Kita bisa kehilangan arah untuk belajar mendekatkan diri ke kebenaran sejati - Adji Silarus (foto dok. pribadi) Berita tentang pembakaran begal, mewarnai berita oflen dan onlen dua minggu terakhir. Astaghfirullah, mungkin hanya kata itu yang bisa saya ucapkan. Diawali dengan kasuspembakaran Hn (23/2), seorang pemuda tanggung yang tertangkap basah saat gagal melakukan aksinya. Malang baginya, warga Pondok Aren Tangerang Selatan, tanpa ampun membakarnya hidup-hidup. Ketika bersama tiga orang kawanannya gagal melakukan aksi pembegalan terhadap dua orang pengendara motor. Inilah yang menurut Adjie Silarus: Dengan perasaan paling benar, seolah-olah kita punya hak untuk menyakiti lawan. Begal, kata yang di tahun 1970-1980-an sempat berjaya namanya sempat meredup. Begal yang melakukan aksi

Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru