matahati katahati

  • Muhasabah /
    30 Oct 2014

    Cerita Tentang Bu Susi yang Melanggar Perda

    Mau tidak menulis tentang yang satu ini sebenarnya. Namun apalah daya. Otak rasanya bergejolak. Dada bergelegak. Jari pun memberontak. Maka jadilah sebuah tulisan ini. Maaf sebelumnya bagi penggemar berat Bu Susi. Tanpa bermaksud untuk tidak senang atau tak setuju dengan jabatan beliau. Ini semata-mata bisa menjadi muhasabah bagi kita semua. Termasuk diri saya yang tak punya prestasi ‘menggila’ dibandingkan beliau. Susi Pudjiastuti sesaat setelah pengumuman 'Kabinet Kerja'. Tertohok oleh sebuah status FB seorang teman. Dengan gambar seperti di atas, seolah mengingatkan kita semua. Ada kalanya sesuatu yang kita anggap patut, ternyata melanggar aturan. Apalagi aturan yang sifatnya tertulis dan memiliki aspek yuridiksi formal. Lalu apakah yang akan kita perbuat? Seandainya
  • Muhasabah /
    27 Jul 2014

    Idul Fitri Bukan Hari Kemenangan

    Alhamdulillah, malam ini gema takbir terdengar dimana-mana. Ummat Islam bisa merasakan kebersamaan Idul Fitri, meski saat memulainya ada yang berbeda. Terlihat keceriaan yang terburai di masjid, langgar atau surau. Tak lupa di kampung pun menyiapkan acara takbir keliling desa. Semua bergembira menyambut kedatangannya. Namun di sisi yang lain, tampak pemandangan yang miris di jalan raya. Beberapa truck terlihat mengangkut sound system berukuran besar. Dengan penumpang yang berteriak-teriak tak jelas diiringi berbagai lagu beirama rock atau dangdut. Rasa heran dan tak habis pikir berkecamuk. Mungkinkan ini yang dimaksudkan mereka dengan hari kemenangan? Gambaran itu juga nampak utuh pada pemuda dan remaja di kampung saya. Saat bulan suci Ramadhan, mereka dengan santai dan tanpa dosa bermak
  • Muhasabah /
    23 Jul 2014

    Lebaran Idul Fitri Bukanlah Ajang Hura-Hura

    Jalan lurus terbentang untuk menjadi pribadi yg lebih baik. (Foto kolpri) Lebaran Idul Fitri, bagi masyarakat Indonesia kini sudah seperti acara hajatan nasional. Saya yakin, hiruk pikuk PEMILU atau PILPRES kemarin tak akan bisa mengalahkan kemeriahannya. Jika dua hajatan tersebut ada kesan membawa bendera golongan masing-masing, maka tidak untuk Lebaran Idul Fitri. Semua merasakan hasrat dan semangat yang sama. Lebaran dalam terminologi Bahasa Jawa adalah berasal dari kata ‘lebar‘ yang artinya habis. Jika ditambahkan dengan akhiran ‘an’ akan memiliki makna menyangatkan. Lebaran sama dengan habis-habisan. Makna positifnya adalah menghabiskan seluruh dosa-dosa yang telah dibuat di tahun-tahun yang lalu dengan puasa Ramadhan. Lalu menutupnya dengan saling silatur
  • Muhasabah /
    18 Jul 2014

    Ketika Taklim Menjadi Langka

    Ketika taklim menjadi langka. Kajian ilmu seolah menjadi momok yang siap menerkam kegamangan kita. Alloh di hadapan kita pun terasa begitu jauh. Sebab cukuplah nikmatNya saja yang telah kita reguk habis-habisan. Hingga kita pun tak sadar, bahwa nikmat itu hanyalah sekedar ujian. Sejauh mana iman kita bertaut dalam jiwa. Ayat-ayat hanya jadi hiasan dinding. Sementara mushaf-mushaf hanya jadi pajangan di rak buku. Kita pun enggan untuk mentadabburkan diri bersamanya. Seperti saat jelang buka puasa sore ini, di Masjid Al-Muqorrobin Mojokerto, hanya ada puluhan pembelajar. Sementara di seberang jalan, ribuan orang bertebaran hiruk pikuk mengejar dunianya. Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog The Ordinary Trainer

Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru