matahati katahati

  • Kuliner /
    24 Sep 2014

    Cupuwatu Resto Tempat Kuliner Khas Jogja

    Penampakan Manuk Londo (Malon) yang didisplay. Bicara tentang Jogja, maka tak akan lengkap jika tak bicara tentang kuliner Jogja. Dua hal yang sangat identik di mata wisatawan. Apalah arti jalan-jalan jika tak disertai mencicipi makanan khasnya. Jadi hambar dan kurang berkesan bukan? Malon, kepanjangan Manok Londo, mungkin sebuah nama yang cukup aneh terdengar di telinga kita. Bagi orang Jawa saja terasa aneh. Apalagi bagi mereka yang non-Jawa. Terkesan lucu dan bagaimana gitu? Tapi justeru dari keanehan dan kelucuan itulah menjadi sesuatu yang mudah diingat. Sebab memiliki taste bahasa tersendiri. Resto Baru Penuh Sensasi Mencari restoran di Yogyakarta bukanlah pekerjaan sulit. Sebab hampir di sepanjang jalan menuju Kota Jogja dipenuhi restoran. Mulai dari yang bertema warung mahasisw
  • Kuliner /
    21 Sep 2014

    'Scotch Egg' of Surabaya

    Menu favorit baru Stilrod Cafe Surabaya. ‘Scotch Egg‘, apaan sih? 2 kata yang mungkin agak asing di pendengaran kita. Jika 2 kata itu dipisah, tentu acap kali kita mendengarnya. Kali ini, 2 kata asing itu berhasil dikolaborasikan dengan apik di Stilrod Cafe. Lha, kok bisa? Ya bisa dong! Untuk menjawab rasa penasaran, sedikit saya akan bercerita. Tentu ceritanya bukan cerita fiksi. Dengan bunga-bunga kata yang bisa membuai sukma. Tapi ini adalah pengalaman mencicipi sebuah masakan. Lebih tepat, mencicipi sebuah jajanan khas Stilrod Cafe Surabaya. Yang disajikan secara apik dan cita rasa eksklusif. Nah, bicara eksklusif, tentu harganya eksklusif juga bukan? Seporsi 'Scotch Egg' berisi 4 butir. Tunggu dulu teman. Masalah harga tentu relatif. Saya lebih suka menyebutnya &#
  • Kuliner /
    19 Sep 2014

    Belum ke Surabaya, Kalau Belum ke Stilrod Cafe

    Stilrod Cafe hanya ada di Surabaya lho... Siapa sih yang tak kenal dengan Surabaya? Kota metropolitan ke-2 setelah ibu kota Jakarta. Tak pelak, berbagai fasiltas moderen dan canggih tersedia. Sebagai kota industri, pendidikan, budaya, pendidikan dan pariwisata, Surabaya mengalami pertumbuhan yang luar biasa pesat. Oleh karena itu, Tri Rismaharini, sebagai walikota selalu menekankan tentang pentingnya pembangunan kota yang disertai dengan pembangunan mental manusianya. Hal itu semata-mata untuk menyeimbangkan tata kelola pembangunan kota yang sedang digalakkan. Wisata Surabaya yang selama ini belum begitu tergarap dengan baik, rupanya sudah menampakkan geliatnya 5 tahun terakhir. Objek-objek wisata baru maupun objek wisata kota tua dengan bangunan tua bersejarahnya mulai dilirik oleh

Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru