matahati katahati

  • Kuliner /
    21 Sep 2015

    SOTO AYAM CAK DAR HARGA MURAH RASA MERIAH

    Malam ini hawa terasa atis. Setelah sesorean Surabaya diguyur hujan tipis. Tidak merata. Perut pun mulai terasa pemberontakannya. Meski sore tadi, sebungkus siomay Taman Bungkul sudah mendarat mulus di dalam usus. Kerja belum selesai. Belum apa-apa. Masih ada beberapa berkas yang harus saya periksa. Namun karena otak telah lelah, saya putuskan untuk rehat dulu. Bergegas menata berkas yang sudah selesai. Membendel dan mengisi check-list. Sementara yg belum, saya bendel dan langsung masuk ke back pack. Coba saya selesaikan besok pagi. Kemudian bergegas saya pun memacu motor menuju arah Krembangan Barat. Jalanan sepanjang Jl. Diponegoro sampai dengan Jl. Semarang cukup lengang malam itu. Entahlah, hujan membuat para warga kota enggan ke luar rumah mungkin. Sesampai hampir di ujung uta

Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru