matahati katahati

Tips #SemangatNgeblog ala Blogger Blogdetik

5 Dec 2014 - 08:30 WIB

'Membajak' blog agar tetap 'hidup'. (Foto kolpri)

‘Membajak’ blog agar tetap ‘hidup’. (Foto kolpri)

Ketika genderang kampanye semangat #SemangatNgeblog mulai ditabuh, sambutan riuh mulai membahana. Tak pelak, ingatan saya pun kembali ingin mengorek ide tentang #SemangatNgeblog. Ngeblog di Blogdetik tentu saja. Lalu segera saya mencari artikel di Blogdetik yang sebenarnya cukup inspiratif. Bukan karena ada nama saya terpampang di situ. Namun ada satu benang merah yang menghubungkan ide menulis diantara 4 orang blogger Blogdetik yang ditampilkan profilenya.

Dari 4 orang blogger, tips menulis yang diberikan ‘hanya’ 3 saja. Entah, sepertinya mereka ‘ada janjian’, sehingga cuma 3 tips saja yang diberikan. Hi….7x. Yuk biar tidak penasaran, apa saja sih tips yang diberikan oleh keempat blogger Blogdetik tersebut. Cekidooot……

Tips menulis dari Katedrarajawen:

  • Jadikan menulis sebagai kesempatan untuk berbagi informasi positif dan berbagi kebajikan.
  • Jadikan menulis untuk mengikat jodoh baik atau silaturahmi dengan sesama.
  • Jadikan menulis sebagai kegiatan positif untuk berbagi dan menjalin kesejukkan bukan sebagai lahan untuk menyebarkan provokasi atau menciptakan permusuhan.

Tips menulis dari Widhawati :

  • Ide itu gak harus kreatif karena ide itu sederhana.
  • Apa yang terlihat, terdengar, terbaca dan ter-apa pun itu bisa dijadikan postingan.
  • Tetap dengan gaya sendiri dan tidak perlu takut bakal sama dengan yang lainnya. Meski sama-sama melihat-mendengar-membaca sesuatu dari sumber yang sama, hasilnya bisa berbeda karena setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda.

Tips menulis dari Hifzian:

  • Lebih baik, fokus pada satu topik tulisan.
  • Bagi yang suka menulis tentang topik hangat terkini, tentu akan jauh lebih baik, karena peluang untuk menjadi headline jauh lebih terbuka.
  • Update secara rutin tulisan tentang apa yang sedang menjadi pembicaraan hangat di media masa dan media sosial.

Tips dari Nuzulul:

  • Menulislah bagaimanapun sibuknya
  • Kesabaran, ketelitian dan konsistensi
  • Siap dengan kegagalan

Benang Merah

Seperti yang saya sampaikan di paragraf pertama, bahwa ada satu benang merah yang bertautan. Bahwa menulis adalah perwujudan dari suatu aktivitas pikiran dan jiwa. Jika ingin merasakan denyut kehidupan, maka menulis menjadi indikator bahwa kita masih ‘hidup’. Menulis adalah satu rutinitas sebagaimana rutinitas hidup kita yang lain. Seperti kata pepatah: Saya menulis, maka saya ada.

Saat ini kita sudah jarang melihat tulisan di Blogdetik dari 2 sahabat diantara 4 blogger di atas. Namun tak berarti ide #SemangatNgeblog-nya juga menjadi surut. Justru hal itu menjadi pemicu bagi blogger-blogger baru (seperti saya) untuk tetap ‘hidup’. Tak sekedar ‘mencicipi’ blog berplatform Blogdetik, lalu hilang entah ke mana.

Wis, gitu saja dulu ya. Tetap ngeblog, siapa tahu hadiah yang berjibun itu salah satunya bisa mampir di tangan Anda.


TAGS   #SemangatNgeblog /


Author

Saya mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Saya merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Saya mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. —Umar bin Khattab—

Recent Post

Komentar Terbaru

Archive